Larangan memotong rambut dan kuku pada yang berhasrat untuk berkorban.

.


Nabi bersabda, “Apabila kamu telah melihat anak bulan Zulhijjah dan salah seorang dari kamu hendak berkorban, maka hendaklah dia menahan dirinya dari memotong rambut dan kukunya”. (HR Muslim)

Nabi bersabda, “Sesiapa yang memiliki sembelihan untuk disembelih, maka apabila masuk bulan Zulhijjah, maka janganlah sekali-kali dia memotong rambutnya dan kukunya sehingga dia berkorban”. (HR Muslim)

Menurut Imam Nawawi rahimahullah: “Maksudnya (dari larangan tersebut) ialah: Dilarang memotong kuku dengan gunting dan sebagainya. Dilarang menggunting (memotong) rambut sama ada membotakkan (mencukur), memendekkannya, mencabutnya, membakarnya atau selainnya. Termasuk dalam hal ini (dilarang) memotong bulu ketiak, misai, bulu kemaluan dan bulu yang ada di seluruh badan”. (Syarah Muslim 13/138)

Majoriti ulama dari mazhab Maliki, Syafie dan sebahagian Hanbali menyatakan makruh hukumnya bagi melanggarnya.

Sesiapa yang tidak megerjakan haji tapi berhasrat untuk melakukan ibadah korban, disunnahkan agar tidak menggunting rambut dan memotong kukunya setelah masuk 1 Zulhijjah hingga ke hari dia berkorban. 





Credit: Tazkirah.



2 comments:

atty's said...

gud info..baru tau..thanks tia

Rosalia said...

owh.bru tau :) good info